Laman

03 Desember 2008

Asmara Tempo hari (2)

Catatan itu masih terbaca : Luka!

Saat itu malam, masih remaja
aku belum menerjemahkan dendam

Kau datang tiba-tiba
seperti sulur akar-akar beringin tua
menancap terlalu dalam di lantai beranda
tempat kita membina cemburu

Kau bertanya : “Mengapa kita harus mesra?”

aku temukan jawaban
hanya pada baris jejak-jejak yang semakin hilang

Jember, Januari 2003
Sulung Lukman

KOMPAS.com - Nasional